Mari kita berpikir, mengapa masih banyak mahasiswa yang gagal sidang skripsi? Mahasiswa tingkat akhir menganggap sidang skripsi sebagai momen yang sangat sakral, karena melalui sidang tersebut mereka menentukan kelulusan dan perolehan gelar Sarjana, atau justru tertunda jika tidak dapat menyelesaikannya dengan baik.
Tidak jarang mahasiswa yang “stress” ketika akan menghadapi ujian sidang skripsi. Namun jika mahasiswa telah menyusun skripsinya dengan baik serta menguasai topik penelitiannya dengan baik, seharusnya tidak perlu khawatir untuk sidang skripsi.

Berikut uraian mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan mahasiswa tidak lulus dalam sidang skripsi:
Mahasiswa Kurang Persiapan
Persiapan yang matang meliputi pemahaman yang mendalam tentang topik penelitian, pengumpulan data yang memadai, serta analisis dan interpretasi yang tepat. Mahasiswa yang kurang mempersiapkan diri dengan baik mungkin kesulitan menjawab pertanyaan dan menghadapi tantangan yang muncul selama sidang skripsi.
Kualitas Penulisan yang Rendah
Kualitas penulisan yang rendah dapat menjadi alasan bagi mahasiswa untuk tidak lulus dalam sidang skripsi. Mahasiswa yang menulis dengan tata bahasa salah, gaya yang tidak konsisten, struktur yang tidak jelas, atau gagal menyampaikan argumen secara efektif dapat membuat penguji skripsi kesulitan memahami kontribusi dan temuan penelitian mereka.
Metodologi Penelitian yang Kurang Memadai
Metodologi penelitian yang kurang memadai juga dapat menjadi faktor yang menghambat kelulusan mahasiswa dalam sidang skripsi. Hal ini mencakup pemilihan metode yang tidak tepat, pengumpulan data yang tidak akurat, atau analisis data yang kurang tepat. Jika mahasiswa tidak mengikuti prosedur penelitian yang benar atau terdapat kesalahan dalam metodologi yang digunakan, maka hasil penelitian mungkin tidak valid atau tidak dapat diandalkan.
Mahasiswa Kurang Menguasai Materi
Penguasaan materi yang kurang dalam bidang penelitiannya juga dapat menyebabkan mahasiswa tidak lulus dalam sidang skripsi. Mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang baik tentang teori, konsep, dan teknik yang relevan dengan topik penelitian mereka. Ketika mahasiswa gagal menjawab pertanyaan dengan baik atau memberikan penjelasan yang memadai tentang topik penelitiannya, penguji skripsi dapat meragukan kemampuan mahasiswa tersebut dalam memahami dan menerapkan pengetahuan yang relevan.
Mahasiswa Tidak Mampu Menjawab Pertanyaan
Sidang skripsi sering melibatkan pertanyaan dan tantangan dari penguji. Mahasiswa yang tidak dapat mengatasi pertanyaan dengan baik atau tidak memiliki argumentasi yang kuat untuk mendukung penelitian mereka mungkin tidak lulus dalam sidang skripsi. Kemampuan untuk berpikir analitis, menyampaikan ide dengan jelas, dan menjawab pertanyaan dengan tepat sangat penting untuk mendapatkan kelulusan.
Mahasiswa Kurang Memiliki Pengalaman Praktis
Bagi mahasiswa dengan jurusan yang bersifat teknis, seperti mahasiswa informatika yang tidak memiliki pengalaman praktis dalam bidang studi mereka mungkin menghadapi kesulitan dalam menghubungkan teori dengan aplikasi praktis. Pengalaman praktis membantu mahasiswa memahami bagaimana konsep teori dapat diterapkan dalam situasi nyata. Kurangnya pengalaman praktis dapat mempengaruhi kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan solusi yang efektif atau memahami dampak implementasi dari penelitian mereka.
Mahasiswa Kurang Kerjasama dengan Pembimbing
Hubungan yang buruk antara mahasiswa dan pembimbing dapat menjadi faktor yang menyebabkan mahasiswa tidak lulus dalam sidang skripsi. Kurangnya komunikasi yang efektif, ketidakpatuhan terhadap arahan pembimbing, atau ketidakmampuan untuk memperbaiki penelitian berdasarkan masukan pembimbing dapat menghambat kemajuan skripsi. Penting bagi mahasiswa untuk menjalin hubungan yang baik dengan pembimbing, mengikuti saran dan bimbingan mereka, serta secara terbuka berkomunikasi mengenai kendala atau kesulitan yang dihadapi.
Waktu yang Kurang Memadai
Waktu yang terbatas dan kurang memadai untuk menyelesaikan skripsi juga dapat menjadi faktor yang mencegah mahasiswa lulus dalam sidang. Jika mahasiswa mengalami tekanan waktu yang tinggi dan terburu-buru dalam menyelesaikan skripsi mereka, mereka mungkin tidak dapat menyusun penelitian dengan baik atau tidak memiliki cukup waktu untuk memperbaiki dan mengatasi perbaikan yang diminta oleh penguji. Perencanaan waktu yang baik dan pengaturan jadwal yang realistis dapat membantu mahasiswa mengatasi tantangan ini.
Mahasiswa Tidak Mampu Berkomunikasi Dengan Baik
Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan menyampaikan penelitian dengan baik sangat penting dalam sidang skripsi. Jika mahasiswa tidak mampu berkomunikasi dengan jelas, tidak mampu menyampaikan ide secara terstruktur, atau tidak memiliki kemampuan presentasi yang memadai, hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam menjelaskan penelitian dengan jelas atau meyakinkan penguji tentang keberhasilan penelitian mereka. Mahasiswa perlu mengasah keterampilan komunikasi dan presentasi mereka agar dapat menyampaikan hasil penelitian secara efektif.
Kurangnya Sikap dan Attitude
Sikap dan attitude yang baik sangat penting dalam mempengaruhi hasil sidang skripsi. Mahasiswa perlu memiliki motivasi yang tinggi, disiplin dalam menjalankan penelitian, mengatasi prokrastinasi, bersikap terbuka terhadap tantangan, memiliki kemampuan kerja tim yang baik, dan menerima kritik dengan baik. Dengan sikap yang positif dan komitmen yang kuat, mahasiswa memiliki peluang yang lebih besar untuk lulus dalam sidang skripsi.
Faktor Eksternal
Terdapat faktor-faktor eksternal yang juga dapat berkontribusi terhadap ketidaklulusan dalam sidang skripsi. Perubahan kebijakan, ketidakmampuan memenuhi persyaratan institusi, kendala teknis yang sulit diatasi, serta situasi tak terduga seperti masalah kesehatan atau peristiwa keluarga dapat memengaruhi fokus dan kinerja mahasiswa. Meskipun faktor-faktor ini mungkin berada di luar kendali mahasiswa, mereka tetap dapat mempengaruhi hasil sidang skripsi.
Baik itulah beberapa faktor yang membuat sidang skripsi mahasiswa tidak lulus. Jangan sampai ini terjadi pada kalian ya.
Untuk meningkatkan peluang kelulusan dalam sidang skripsi, mahasiswa harus melakukan persiapan yang matang. Mereka perlu meningkatkan kualitas penulisan dan metodologi penelitian yang digunakan. Mahasiswa juga harus memperkuat pemahaman terhadap materi penelitian. Latihan menjawab pertanyaan dan menghadapi tantangan sangat membantu dalam persiapan sidang. Pengalaman praktis yang relevan dapat memperkuat kemampuan analisis dan penerapan teori. Hubungan yang baik dengan pembimbing penting untuk mendapatkan bimbingan yang optimal. Mahasiswa perlu mengatur waktu dengan baik agar setiap tahap penelitian berjalan lancar. Pengembangan keterampilan komunikasi dan presentasi sangat penting dalam menyampaikan hasil penelitian. Selain itu, mahasiswa perlu mengantisipasi faktor eksternal yang dapat memengaruhi kelancaran sidang skripsi.
Semoga bermanfaat…












